Pelantikan 4 Pengurus Hebitren Riau Oleh Ketum PP Hebitren Indonesia Oleh KH. Moh. Hasib Wahab Chasbullah di saksikan Wagub Riau, Kepala KPwBI, OJK dan Perwakilan Forkopimda Riau serta OPD Secara Virtual di Gedung Balai Serindit Pekanbaru, Kamis, 3 Desember 2020
Kamis, 3 Desember 2020

Hebitren Korwil Riau yang sebelum lahirnya pada tahun 2020 di Provinsi Riau sudah ada kegiatan yang dilakukan antar pesantren se-Riau sejak tahun 2016 melalui wadah Forum Komunikasi Pondok Pesantren Provinsi riau atau yang disingkat dengan FKPP Riau dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0080726.AH.01.07. Tahun 2016.

Upaya Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren melalui Bidang Pemberdayaan Ekonomi Syariah FKPP Riau yang dikoordinir oleh Pusat Pelatihan Pengembangan Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren ( PPPKE-PP ) Kopontren Al-Amin Dumai bersama Pengurus FKPP Riau telah dilakukan sejak akhir tahun 2016.

Secara kelembagaan diperkuat dengan adanya dukungan dari pihak Pemerintah, wabilkhusus dibidang ekonomi dan keuangan syariah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia wilayah Riau melalui adanya Program Sosial Bank Indonesia kepada minimal 3 Pondok Pesantren se-Riau setiap tahunnya sejak tahun 2017.

Bank Indonesia memberikan peran terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah pada Pondok Pesantren karena didasari adanya roadmap yang telah disusun antara Bank Indonesia dan Kementerian Agama pada tahun 2014 terkait kemandirian ekonomi Pondok Pesantren.

Pada tahun 2017 tersebut, Kopontren Al-Amin Dumai ditetapkan sebagai Pusat Pelatihan Pengembangan Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren ( PPPKE-PP ) dalam Nota Kesepahaman yang dilakukan antara Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amin Dumai dengan Kepala KPwBI Riau Nomor 19/2/Pbr/NK/B dan Nomor 35/KERJ/PPS.A/06/V/20017.

“Alhamdulillah, sejak tahun 2017 hingga saat ini sudah ada 75 Pondok Pesantren se-Riau siap dan yang telah mengikuti berbagai macam kegiatan, dan kami yakin akan terus bertambah sehingga seluruh Pondok Pesantren se-Riau akan bersatu dalam satu visi dan misi.

Diantara kegiatan yang telah dilaksanakan :

1. Pelatihan dan Magang Sektor Pertanian dan Olahan,

2. Pengelolaan UPZ BAZNAS dan Wakaf serta Pengelolaan Koperasi Syariah.

Hingga akhir tahun ini dari 75 Pondok Pesantren tersebut yang sudah siap sinergi dalam pengembangan sektor ekonomi ada 26 Pondok Pesantren”, ungkap Kyai Zainal selaku Ketua Hebitren Korwil Riau ini.

“Dikarenakan kegiatan masih banyak dilaksanakan secara mandiri dari semangat masing-masing pesantren sehingga belum begitu maksimal sesuai yang diharapkan. Jika hal ini mendapatkan dukungan dari semua pihak baik dari Pemerintah, BUMN maupun pihak swasta. Maka keberadaan pondok pesantren di Riau akan memiliki peran besar dalam ikut mewujudkan pemerataan ekonomi, ketahanan pangan, mengentaskan kebodohan dan kemiskinan, mengembangkan potensi zakat dan wakaf serta pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di masyarakat Riau khususnya”, demikian harapan Yai Zainal yang juga Ketua FKPP Dumai. ( Red-GMHS )

Hebitren Riau Siap Sinergi Mendukung Program Kerakyatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *